Sabtu, 04 Oktober 2014

Second Family

Hai.. :)
Saya lahir di keluarga yang beragamakan kristen. Sejak lahir mami saya mengajarkan tentang ajaran kekristenan. tentang Tuhan Yesus khususnya. Saya bergereja di suatu Gereja terbesar di Indonesia. sejak dulu saya selalu diajak ikut ke gereja. Saya tanpa dipaksa suka ikut sekolah minggu. alasannya sih sepele, karena sehabis ibadah biasanya dapat snack, jadi saya ikut sekolah minggu hehehe.. kegiatan itu berlangsung sampai saya kelas 6 SD. Sampai suatu saat saya memutuskan untuk ikut ibadah orang dewasa. Awalnya membosankan, karena saya sudah terbiasa beribadah sambil main game, biasanya saat sekolah minggu ada kegiatan mewarnai atau ayat hafalan, selesai ibadah dapat snack, dan sebagainya. Awalnya shock karena perubahan yang sangat drastis. namun mami saya selalu mengingatkan "kalau begitu terus, kapan imannya mau bertumbuh?" Nah, dari situ kehidupan saya mulai diubahkan :)
Awalnya merasa bosan saat ibadah, saat pendeta khotbah suka ngantuk, suka gak ngerti saat pendeta khotbah, sampai tidur saat ibadah hehehhe. Suatu ketika, saat saya duduk di kelas 1SMA, papi dan mami saya tergabung dalam pelayanan. Awalnya karna papi dan mami saya juga pelayanan, dan saya ikut-ikutan pelayanan. Gak ngerti sama sekali tentang "arti pelayanan" yang sesungguhnya. pelayanan hanya sekedar pelayanan yang gak berdasarkan hati yang tulus. sampai saya jenuh, dan saya memutuskan untuk tidak melayani lagi.
Selang setelah saya tidak pelayanan lagi, dimasa-masa itu kehidupan saya diproses Tuhan. sampai ada satu masalah yang benar-benar Tuhan pakai untuk mengubahkan hidup saya, mengubahkan iman saya. sampai yang dulunya saya hanya "kristen KTP", kini saya mulai memiliki iman yang sesungguhnya. Tuhan pakai masalah itu untuk mengubah kehidupan saya. Tuhan ubah kehidupan saya 360 derajat. sampai saat saya lulus SMA, Tuhan panggil saya, untuk melayani kembali. Tuhan menggerakkan hati saya, untuk memiliki hati seorang hamba yang mau melayani. dan saya sekarang sudah tergabung dalam pelayanan disalah satu cabang gereja saya. Disini benar-benar Tuhan perlihatkan apa "arti pelayanan" sesungguhnya. pelayanan yang mau berkorban dan mau melayani. Tuhan juga pertemukan saya dengan orang-orang yang luar biasa yang mampu membangkitkan iman saya. disini saya seperti memiliki keluarga kedua. keluarga satu iman, yang saling berbagi satu sama lain. yang dapat memberikan motivasi-motivasi yang membangkitkan kerohanian saya.


Betapa beruntung dan bersyukurnya memiliki keluarga seiman mampu melayani Tuhan dengan segala kekurangan saya. yang saya percaya, Tuhan tidak melihat kecilnya pelayanan saya, tapi Tuhan melihat hati tulus. JesusBless :)